Tempat Wisata di Bali dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik

Tempat Wisata di Bali dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik -- Tempat Wisata di Bali yang Hits dan Wajib Dikunjungi Sat Liburan, Tempat Wisata di Bali yang Murah, Tempat Wisata Unik di Bali, Wisata Alam dan Wisata Kuliner di bali, Wisata Pantai di Bali, Review Tempat Wisata di Bali.


Mau ke bali? yuk masukkan tempat wisata berikut ke dalam list liburanmu!

Liburan sudah di depan mata, tiket ke Bali sudah ditangan, tapi belum tahu mau kemana untuk menghabiskan waktu selama berkunjung ke Pula Dewata ini? Tidak usaha khawatir karena Bali memang tidak pernah kehabisan tempat menarik untuk dikunjungi, berplesir dengan orang-orang terkasih.

Mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata religi, sampai ke wisata kulinernya. Tapi meskipun begitu tahu tempat-tempat mana saja yang menjadi pilihan wisata di Bali tetap diperlukan. Jangan sampai Anda jadi hanya mengurung di kamar hotel karena mendadak bingung dengan banyaknya lokasi berlibur.

Buat Anda yang sedang merancang perjalanan asyik ke Bali, berikut kami rekomendasikan alternatif tempat wisata yang pastinya sayang untuk dilewatkan.

Pantai Kuta

[gambar:https://cdn.water-sport-bali.com/wp-content/uploads/2013/01/objek-wisata-pantai-kuta-bali.jpg]

Kita mulai dari iconnya Pulau Bali, yakni pantai. Target utama kita tentulah Pantai Kuta, si cantik yang dari sejak tahun 70-an telah membuat Bali begitu terkenal ke mancanegara. Pantai ini terletak di Kecamatan Kuta, tak jauh dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Pantai ini dikenal akan keindahan matahari terbenamnya sehingga sangat tepat sebagai pilihan untuk bersantai setelah seharian berkeliling kota. Pantai ini juga memiliki ombak yang menggoda bagi Anda yang hobi berselancar. Tak usah bingung dengan peralatannya karena di sekitar pantai ini banyak fasilitas yang dapat Anda sewa maupun beli.

Tempat ini menawarkan gaya klasik dan modern dalam satu waktu yang sama. Sangat tepat untuk Anda yang ingin tetap tenang di keramaian, meleburkan kepenatan dengan mendengar deburan ombak dan semburat warna keemasan yang muncul ketika sang mentari kembali ke peraduannya. Pantai ini juga memiliki banyak café dan restaurant yang pastinya akan sangat memanjakan lidah Anda. Walapun begitu sebagai wisatawan yang bijaksana, Anda tentu ingat untuk turut menjaga kebersihan pantai, bukan?

Pura Uluwatu

[gambar: http://jenovabalitours.com/wp-content/uploads/2014/09/Kecak-fire-dance-680x450.jpg]

Bagi Anda yang jatuh cinta pada pandangan pertama pada arsitektur tradisional Bali, pastikan untuk berkunjung ke Pura Uluwatu. Pura ini terletak di tepi laut, tepatnya di puncak batu karang dengan ketinggian sekitar 97 meter di atas permukaan laut. Nama Pura ini sendiri sebenarnya berasal dari Bahasa Sansekerta yang memiliki arti yang sama. Pura ini terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, hanya satu jam dari arah Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Jika Anda menyempatkan diri mengunjungi objek wisata yang sekaligus juga merupakan rumah ibadah umat Hindu ini, Anda akan mendapat pengalaman luar biasa untuk menyaksikan deburan ombak yang menderu di kaki tebing, terutama ketika matahari hampir tenggelam. Tidak hanya itu, Anda juga bisa berkesempatan untuk sekaligus wisata budaya dengan menyaksikan pertunjukan tari tradisional Bali, yakni Tari Kecak, yang ditarikan oleh 50 hingga 100 orang penari. Pertunjukan ini umumnya digelar pada pukul 18.00 hingga 19.00.

Garuda Wisnu Kencana

[gambar:http://www.balitourselection.com/wp-content/uploads/2015/06/Tempat-Wisata-Di-Bali-GWK-1.jpg]

Masih di seputaran Kabupaten Badung, jika Anda berlibur ke Bali jangan lupa untuk mengambil gambar di depan patung Garuda Wisnu Kencana atau yang lebih dikenal dengan nama singkatannya, GWK. Patung Garuda Wisnu Kencana ini berada dalam suatu kawasan taman budaya dengan nama yang sama, yang sebenarnya merupakan landmark komplit bagi mereka yang ingin menikmati suasana alam, budaya, kuliner dan belanja oleh-oleh khas Bali. Tempatnya sangat dekat dengan Bandara Ngurah Rai, tak lebih dari 20 menit untuk mencapai lokasi ini.

Spot Patung Dewa Wisnu dan tunggangannya yakni burung garuda, yang berukuran super besar di taman budaya GWK ini merupakan daya tarik sendiri bagi masyarakat Bali maupun mereka yang sengaja datang ke Bali untuk sekaligus mengambil foto pre-wedding. Maha karya seniman Bali, I Nyoman Nuarta, ini rencananya akan memiliki ukuran tinggi 126 meter dan lebar 60 meter. Hanya saja pembangunannya memang belum selesai sampai saat ini. Meskipun demikian, keindahan pahatannya sudah tidak perlu diragukan lagi mampu membius siapapun yang melihat hasil jepretan Anda di sana.

Tidak hanya sebagai tempat berfoto, GWK juga kaya akan pertunjukan tradisional yang pastinya memanjakan mata dan rasa ingin tahu para wisatawan tentang budaya Bali, dimana biasanya jadwal kegiatannya sudah dirancang dari pagi pukul 10.00 WITA hingga pukul 21.00 WITA. Pertunjukan yang diberikan pun beragam, dari mulai Tari Barong, Instrumen Rindik, Parade Budaya, Akustik hingga Tari Kecak.

Bali Bird Park

[http://www.bejitour.com/wp-content/uploads/2015/09/bali-bird-park.jpg]

Jika Anda ingin tempat wisata alami yang sekaligus dapat membantu anak-anak maupun diri Anda sendiri dalam belajar dan mengenal satwa, ayo mampir ke Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, untuk menuju Bali Bird Park. Ada banyak jenis burung yang berada di taman ini, mulai dari di seluruh Indonesia, sampai yang spesies Asia dan Afrika. Tidak lupa juga ada burung Jalak khas Bali yang memang menjadi salah satu satwa yang dilindungi.

Taman ini terbagi atas tujuh daerah yang disesuaikan dengan habitat asli burung-burung yang berada di sana, lengkap dengan tumbuhan asli yang mendukung kehidupannya. Di sini Anda dapat menikmati pengalaman bermain dengan burung bahkan sampai memberikan makanan. Banyak wisatawan yang umumnya mengambil foto bersama dengan burung yang hidup di sana. Tidak hanya itu, Anda juga akan ditemani oleh pemandu wisata yang siap mengantar perjalanan Anda dengan gratis, jika Anda pergi dalam rombongan lebih dari 20 orang.  

Air Terjun Gitgit

[gambar: https://putubalidriverdotcom.files.wordpress.com/2016/08/sekumpul-waterfalls.jpg]

Ingin wisata alam yang menyajikan pemandangan asli Bali? Mari kita pergi ke wilayah Bali Utara, menuju Air Terjun Gitgit. Lokasinya di Desa Gitgit. Kecamatan Sukasada. Anda perlu menempuh sekitar 1.5 jam dari Denpasar untuk bisa sampai ke sini. Perjalanan yang ditawarkan pun berkesan karena Anda dihadapkan pada pemandangan alam yang luar biasa dan jalan perbukitan yang berkelok-kelok. Sebelum sampai kesana Anda juga bisa mampir ke kebun raya Bedugul dan Danau Beratan. Udara di daerah ketinggian ini tergolong dingin tidak seperti udara yang disajikan kawasan Kota Denpasar yang cenderung panas.

Jika Anda ingin menikmati wisata Gitgit, Anda akan dikenakan tiket masuk sebesar lima ribu rupiah untuk orang dewasa dan tiga ribu rupiah saja untuk anak-anak. Harga tiket masuk yang murah ini sangat bertolak belakang dengan pemandangan eksotisyang ditawarkan. Anda dapat menikmati suasana alam yang asri dan alami, mengambil potret Bali Utara lengkap dengan air terjun dengan arus yang kencang. Tempat ini juga sangat cocok bagi Anda yang sedang mencari inspirasi.

Air Panas Banjar

[gambar: http://3.bp.blogspot.com/-8ScleZZpoWY/Uowpt1nptHI/AAAAAAAADxg/ggolTF1VRoo/s1600/4605151163_78822421b1_o.jpg]

Anda lelah setelah berkeliling Bali dan perlu tempat melepas segala kepenatan? Lanjutkan perjalanan Anda ke Bali Utara menuju air panas di Desa Banjar, Buleleng. Lokasinya hanya sekitar 20 menit dari pusat Kota Singaraja, atau sekitar dua setengah jam dari Kota Denpasar. Pemandian alami ini memberikan kesempatan bagi Anda untuk relaks dengan pijatan air panas maupun untuk sekedar berendam. Tersedia tiga jenis kolam pemandian yang dapat Anda pilih.

Di kolam pertama Anda dapat menikmati delapan buah pancoran yang airnya keluar dari delapan kelapa naga. Kolam ini berukuran paling kecil diantara kolam lainnya, Kolam ini merupakan kolam yang memiliki luas yang paling kecil diantara 2 kolam lainnya, dimana kedalamannya hanya satu meter saja. Kolam ini juga cocok untuk anak-anak karena tempatnya yang dangkal.

Nah jika Anda butuh tempat yang lebih luas untuk berenang, cobalah ke kolam kedua. Kolam ini berukuran panjang 12 meter dan lebar 10 meter. Adapun kedalamannya mulai dari satu meter di pangkal kepala naga sampai dua meter di ujungnya. Di bagian kola mini ada lima kepala naga yang mengeluarkan air panas. Tempatnya yang luas membuat Anda bisa lebih leluasa dalam berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Adapun kolam ketiga adalah kolam dengan arus air yang besar sehingga jika berdiri di bawah kepala naga, Anda akan merasakan pijatan di punggung Anda. Di kolam ini hanya ada tiga buah kepala naga, sehingga Anda perlu bergantian dengan penjung lain jika ingin menikmati sensasi pijat air panas ini.

Selesai mandi air panas, Anda dapat menikmati sajian kuliner istimewa di restaurant yang terletak di bagian dalam pemandian. Sambil makan, Anda dapat melihat pemandangan alami yang ada di sana dan melihat pengunjung lain yang masih menikmati pijatan air panas.

Di tempat ini juga tersedia toko souvenir dengan harga terjangkau, yang membuat pengalaman Anda menjelajah Bali Utara menjadi semakin berkesan.  Puas bermain dengan air panas, Anda bisa membersihkan diri dan mengganti pakaian di tempat yang bersih. Tidak dikenakan tambahan biaya lagi untuk menikmati fasilitas ini.

Demikianlah yang dapat kami ulas terkait dengan beberapa alternative lokasi wisata yang ada di Bali. Anda dapat membayangkan suasannya yang mengasyikkan bukan? Ayo, tunggu apa lagi tentukan destinasi tujuan wisata Anda sekarang!