Tempat Wisata di Bangka Belitung dan Sekitar yang Murah dan Menarik

Tempat Wisata di Bangka Belitung dan Sekitar yang Murah dan Menarik -- Tempat Wisata Terkenal di Bangka Belitung yang Wajib Dikunjungi, Tempat Wisata Paling Menarik dan Murah di Bangka Belitung, Tempat Wisata di Pulau Bangka dan Sekitarnya yang Lagi Hits, Tempat Wisata Murah dan Menarik di Kepulauan Bangka Belitung, Destinasi Tempat Wisata di Bangka Belitung.

Indonesia punya sangat banyak “mutiara” terpendam yang memiliki ciri khas dan keistimewaannya masing-masing. Mutiara-mutiara ini berpencar di seluruh penjuru tanah air dalam bentuk gugusan-gugusan pulau dan provinsi yang menawarkan sejuta pesona untuk dinikmati.

Setelah Bali, kemudian Lombok dan Raja Ampat yang semuanya menggiring Anda ke bagian Indonesia Tengah dan Timur yang eksotis, siapa nyana bahwa Indonesia Bagian Barat pun memiliki permata yang tak kalah cantik. Bahkan karena tempat wisata ini relatfi baru dan belum banyak dilirik wisatawan, Anda bisa merasakan liburan ala-ala miliader yang sedang berlibur secara privat. Mari kita merapat ke sebuah provinsi “baru” yang diresmikan tahun 2000 sebagai Provinsi Bangka Belitung.

Provinsi yang populer disebut Babel ini memiliki dua pulau utama yakni Pulau Bangka dan Pulau Belitung, dan masih ada pulau-pulau kecil lain seperti Pulau Lepar, dan Pulau Mendanau. Totalnya ada 470 buah pulau di provinsi yang dulunya adalah bagian dari Provinsi Sumatera Selatan ini. Dari jumlah tersebut baru 50 yang berpenghuni. Sudah siap menguak misteri kecantikan Bangka Belitung? Rekomendasi berikut akan meringankan langkah Anda untuk segera travelling ke provinsi dengan semboyang serumpun sebalai ini.

1. Pantai Parai Tenggiri

Pantai Parai Tenggiri adalah objek wisata alami yang terletak di Desa Sinar Baru, Kecamatan Sungai Liat, Bangka. Jaraknya hanya 30 meter dari Ibu Kota Bangka yakni Pangkal Pinang. Pantai ini sangat terkenal di Bangka karena memiliki ombak yang kecil dan tanah yang landau. Tak lupa bebatuan granit berukuran besar yang menjadi ciri Kepulauan Bangka Belitung akan siap menyambut Anda begitu sampai ke pantai yang memiliki pasir putih ini.

Pantai ini juga telah ditetapkan sebagai wilayah kawasan hijau dimana pengelola menanam banyak pohon dan mengurangi pemakaian plastik di sepanjang daerah wisata ini. Tak hanya bisa bersantai menikmati pantai yang indah dan bersih, di tempat ini Anda juga melakukan wisata bahari seperti mencoba menaiki perahu yang digunakan nelayan untuk memancing, menumpang banana boat dan diving untuk menengok keindahan terumbu karang yang ditawarkan oleh pantai yang berbatasan langsung dengan Laut CIna Selatan ini. Anda pikir liburan ini mahal? Tunggu dulu, tidak dikenakan tiket masuk lho bagi wisatawan yang ingin duduk-duduk gembira di pantai cantik ini.

2. Pantai Tanjung Pendam

Kali ini kita melipir dulu ke Belitung menuju sebuah pantai yang sangat terkenal dengan keindahan matahari terbenamnya. Namanya Pantai Tanjung Pendam, lokasinya sangat dekat dengan Kota Tanjung Pandan. Pantai ini memiliki luas 22 hektar, menghadap ke Barat sehingga cantik untuk dikunjungi ketika mentari pulang ke peraduannya.

Selain itu tepat dihadapannya membentang pula Pulau Kalamoa yang memiliki tempat peribadatan bagi saudara-saudara Tionghoa. Jadi nikmatilah suasana romantis menghadap laut yang memandang pulau dengan ukiran khas etnis Tionghoa. Berbeda dengan pantai pada umumnya yang memiliki pasir, Pantai Tanjung Pendam ini dibatasai beton untuk menghindari abrasi. Meskipun begitu, Anda bisa duduk-duduk di sana menyaksikan pemandangan sambil menyantap aneka makanan yang disediakan di berbagai restaurant dan menonton pertunjukan musik.

3. Pagoda Puri Tri Agung

Jalan-jalan ke Bangka akan menyejukkan hati Anda karena melihat suasan yang harmonis di tengah masyarakat heterogen, multietnis, multikultur dan multi agama. Ada sebuah padepokan yang disebut dengan Puri Tri Agung Sungailiat yang terletak di kawasan Pantai Tikus, yang merupakan tempat peribadatan bagi umat yang beragama Budha, Khongfutze dan Laotze. Nama Puri Tri Agung sendiri memang mencerminkan ajaran tri dharma yang meliputi Buddhisme, Kongfucuisme dan Taoisme.

Puri Tri Agung ini baru diresmikan pada tahun 2015 oleh menteri agama Republik Indonesia, namun ternyata pembangunannya sudah dilakukan sejak lama, diprakarsai oleh ide luar biasa dari Bupati Bangka, (alm.) Eko Maulana Ali, untuk membangun kawasan wisata religius di daerah Bangka. Pembangunannya sempat terhenti karena keterbatasan biaya dan akhirnya selesai berkat bantuan banyak pihak.

Pagoda ini tidak hanya cantik dan memiliki arsitektur khas China yang menawan hati wisatawan, lokasinya yang terletak di Pantai Tikus ini juga membuatnya menjadi tempat wisata yang wajib untuk Anda Kunjungi. Pantai ini terletak di Sungailiat, Bangka, yang letakknya kira-kira satu jam dari Ibu Kota. Pantai ini disebut dengan nama Pantai tikus karena menurut masyarakat sekitar, tempat ini dulunya memang dihuni oleh banyak tikus.

4. Museum Kata Andrea Hirata

Anda yang penikmat novel dan film karya anak bangsa tentunya taka sing dengan nama Andrea Hirata beserta bukunya yang berjudul Laskar Pelangi, bukan? Trilogy yang kemudian diangkat ke layar lebar ini menceritakan kisah perjuangan anak-anak SD Muhammadiyah Gentong, sebuah sekolah swasta “nyaris roboh” yang ternyata benar-benar ada di Belitung. Andrea Hirata sendiri adalah putra daerah yang cerdas yang melawan keterbatasan akses pendidikan yang di pulaunya dan menjelajah dunia untuk mencari lebih banyak lagi ilmu. Novel Laskar Pelangi yang membuat namanya terkenal ternyata tidak hanya berperan bagi aktualisasi dirinya saja tapi juga bagi daerah kelahirannya ini. Banyak orang, bahkan sampai mancanegara, yang akhirnya mengenal Kepulauan Belitung sebagai tempat yang cantik dan eksotis untuk dikunjungi. Banyaknya kunjungan wisatawan ini pun akhirnya mendongkrak perekonomian masyarakat.

Salah satu tempat ikonik di Belitung adalah Museum Kata Andrea Hirata. Di sini Anda dapat melihat koleksi bukunya, tulisan-tulisannya dan dan foto-foto yang menceritakan Belitung dan Laskar Pelangi. Tempat ini berlokasi di Lenggang, Gantung, Belitung Timur. Berdiri sejak 2010, tempat ini sukses menjadi museum kata pertama yang ada di Indonesia. Tujuannya tentu saja agar masyarakat kita semakin membudayakan aktivitas membaca.

Tempat ini selain nyaman untuk membaca dan memberikan banyak hal untuk dibaca dan menggali inspirasi kita dalam menulis, juga memiliki banyak spot instagenic yang pastinya membuat Anda betah mengambil gambar. Baru datang, Anda akan disambut sebuah rumah warna-warni dengan banyak jendela, ada pula koleksi sepeda ontel yang digantung dan kutipan-kutipan motivasional yang siap menjadi latar Anda berfoto.

Di bagian dalam juga ada tempat duduk-duduk dengan dekorasi alami yang cantik.selain pergi ke Museum Kata Andrea Hirata, Anda yang kagum dengan cerita perjuangan Laksar Pelangi sebaiknya mampir juga ke Replika SD Muhammadiyah Gantong alias SD Laskar Pelangi yang terletak tidak jauh dari sana. Di tempat ini Anda dapat menyaksikan sendiri bagaimana situasi sekolah itu dulunya, dengan lantai tanah, atap yang mau rubuh dan dinding yang tidak diplester. Hanya ada dua ruang kelas dan satu ruang guru merangkap ruang kepala sekolah di sana. Anda bisa membayangkan bagaimana Bu Muslimah, tokoh guru yang diceritakan oleh Andrea Hirata di novelnya, berjuang membantu anak-anak Laskar Pelangi ini untuk merajut asanya.

5. Island Hopping Belitung

Satu lagi jika Anda pergi ke Belitung, wajib coba yang namanya Island Hopping alias tour keliling pulau di Belitung. Disebut “hopping” yang artinya melompat adalah karena lokasi pulau-pulau kecil ini berdekatan sehingga Anda seolah bisa “melompat” dari satu pulau ke pulau yang lain.

Walaupun pada kenyataannya Anda tidak melompat, melainkan berpindah dari pulau satu ke pulau lain dengan menggunakan kapal sewaan yang harganya terjangkau. Ada beberapa gugusan pulau yang bisa Anda kunjungi jika melakukan wisata Island Hopping.

Pertama sekali tour guide Anda akan mengajak mengunjungi Pulau Batu Berlayar. Disebut demikian karena ada dua buah batu besar yang bentuknya mirip kapal yang sedang berlayar. Setelahnya Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Pulau Pasir, yang hanya bisa dikunjungi jika air surut dan untuk itu kami sarankan Anda untuk datang cukup pagi, paling tidak jam 7.30 Anda sudah memulai perjalanan Anda yang pertama sehingga sampai ke Pulau Pasir ini sebelum pukul 9 pagi. Pulau ini memiliki pasir putih dan banyak bintang laut. Setelahnya Anda akan digiring ke Pulau Lengkuas. Tempat ini memiliki mercusuar yang menjulang tinggi sampai 65 meter dengan 313 anak tangga. Bangunan yang memiliki 18 lantai ini dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1882.

Capek berkeliling, saatnya makan makanan enak di Pulau Kepayang. Tempat ini khusus menjadi “restaurant” besar bagi penikmat Island Hopping, dimana di sini Anda bisa makan apa saja yang Anda pesan, dengan harga murah dan porsi yang pas. Terkahir, tutup perjalanan Anda dengan berfoto di Pulau Garuda yang gagah.

Demikian beberapa rekomendasi perjalanan wisata yang dapat Anda lakukan di Provinsi Bangka Belitung. Keindahan alam yang cantik juga didukung oleh udara yang segar dan nyaris tanpa polusi. Keramahan masyarakatnya pun tidakperlu diragukan lagi. Bagi Anda yang kesana, mari kita sama-sama menjaga kelestarian tempat wisata ini dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mencemari alamnya yang cantik. Selamat berlibur!