Tempat Wisata Kuliner di Jogja yang Murah dan Enak

Tempat Wisata Kuliner di Jogja yang Murah dan Enak -- Tempat Wisata Kuliner Enak Khas Jogja, Kuliner Jogja Malam, Kuliner Jogja Malioboro, Tempat Makan Unik di Jogja, Kuliner Jogja Lengkap, Tempat Nongkrong Enak di Jogja, Tempat Wisata Kuliner di Jogja yang Wajib Dikunjungi, Tempat Wisata Kuliner di Jogja Paling Hits dan Populer, Kuliner Jogja Paling Enak Dan Lezat.

Yogyakarta atau disebut juga dengan Jogja adalah kota tujuan wisata yang populer di Indonesia karena keindahan alam dan kekayaan budayanya, lengkap dengan penduduknya yang ramah. Tidak hanya itu, berlibur di Yogyakarta juga dikenal tidak berat di kantong karena berbagai kawasan wisata yang murah, penginapan yang terjangkau dan yang paling penting kuliner lezat yang aman di kantong. Pada postingan sebelumnya Anda bisa mencermati beberapa destinasi wisata yang harus dikunjungi kalau mampir-mampir ke Jogja. Kali ini kami akan membagikan spesial untuk wisata kuliner yang bisa Anda coba jika berlibur di Kota Pendidikan ini. Dijamin pengalaman berlibur Anda akan jadi makin istimewa.

1. Kampung Kuliner Pringwulung

Berlokasi di Jalan Cendrawasih, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Kampung Kuliner Pringwulung yang buka dari jam empat sore hingga dua belas malam ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba kedai-kedai romantis dengan orang terkasih. Ada banyak warung di perkampungan tersebut, mulai dari Rumah Sosis, Angkringan Pawon Sawah, Al-Kahf, Jogja Milk, .Miktutu, Kolam Susu, Mbok Limboek, Valley Bamboe dan masih banyak yang lain. Tempatnya yang asri memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin mencoba aneka makanan mulai dari yang tradisional hingga yang kekinian. Untuk soal harga tidak terlalu mahal, sesuai dengan fasilitas yang diberikan.

2. Gudeg Jogja

Anda yang berlibur ke Jogja tentu tak lengkap rasanya jika tidak mencoba gudeg. Sayur nangka yang menjadi kuliner khas daerah istimewa ini memiliki dua jenis varian: gudeg basah dan kering. Gudeg kering bahkan sudah bisa jadi alternatif oleh-oleh untuk Anda yang ingin membawa buah tangan bagi kerabat di rumah. Nah jika Anda tertarik mencicipi gudeg asli Jogja, ada beberapa tempat yang kami rekomendasikan. Tempat makan gudeg yang paling terkenal adalah Gudeg Yu Jum yang terletak di Jalan Wijilan No. 167. 

Gudeg ini berdiri sejak lama sekali, bahkan kabarnya saat ini dikelola oleh generasi keempatnya. Gudeg yang dijual di sini dibuat dengan menggunakan kompor tradisional, inilah yang membuat rasanya sangat unik dan gurih. Gudeg Yu Jum disajikan di atas daun pisang, ditambah santan , gula merah, ayam kampung, telor dan cabai untuk Anda penyuka pedas. Alternatif lainnya adalah Gudeg Mbarek Bu haji Ahmad yang terletak dekat dengan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada serta restaurant Gudeg Jogja yang terletak di Jalan Senopati. Untuk Anda yang ingin kuliner gudeg tengah malam, bisa coba Gudeg Pawon di Jalan Janturan 36 di Warungboto, yang buka mulai pukul sepuluh malam.

3. Bakpia Pathuk

Cemilan yang sudah menjadi ciri khas kota Jogja ini sebenarnya berasal dari Cina. Bakpia kemudian banyak dibuat di Kampung Pathuk sejak tahun 1948 dan itulah yang kemudian menjadi cikal bakal nama Bakpia Pathuk. Kalau dulu bakpia hanya berisi kacang hijau saja, saat ini sudah banyak rasa untuk bakpia mulai dari rasa coklat, durian, teh hijau, tiramisu, keju susu, dan lain sebagainya. beberapa gerai bakpia terkenal yang bisa Anda kunjungi ketika ke Jogja adalah Bakpia Kurnia Sari dengan menu andalan bakpia keju dan teh hijau. 

Ada tiga gerai Bakpia Kurnia Sari, yaitu di Jalan Glagah Sari no.97C, Jalan Glagah Sari no.112 dan Ruko Permai Pogung Lor no.6, Ringroad Utara. Soal harga, bakpia yang biasa buka dari jam delapan pagi hingga empat sore ini, mematok harga antara Rp 44.000,00 hingga Rp 54.000,00 untuk kemasan isi 15 dan 20. Anda juga dapat mencoba bakpia legendaris yang bernama Bakpia Pathuk 75, yang beralamat di Jalan KS Tubun no.75 Yogyakarta, Jl. KS Tubun no. 83, Yogyakarta, Jl. HOS Cokroaminoto no.119B, dan Jl. Magelang km 4,5, Yogyakarta. Bakpia ini berdiri sejak tahun 1948 dan merupakan salah satu pelopor usaha bakpia di Kampung Pathuk. Di tempat ini ada beraneka rasa bakpia dari mulai cokelat, cappuccino hingga aneka buah-buahan. Tidak perlu khawatir karena Bakpia Pathuk 75 yang dimulai dari seorang pengusaha bernama Yung Yen ini juga sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI. Soal harga tetap aman di kantong, hanya Rp 30.000,00 hingga Rp 35.000,00 saja untuk isi 20 biji.

4. Angkringan Lik Man

Sekarang ini hampir di seluruh wilayah Indonesia berdiri kedai-kedai makanan kecil yang biasanya buka di sore hingga malam hari. Kedai ini disebut dengan angkringan, menyajikan menu-menu sederhana di pinggir jalan dan suasana yang santai, jauh dari kemewahan. Trend angkringan ini sebenarnya berasal dari Jogja, yang terkenal dengan gaya hidup yang sederhana karena didominasi oleh kaum pelajar yang tentunya menginginkan menu-menu yang irit di kantong.

Nah, Angkringan Lik Man ini adalah angkringan pertama di Jogja yang berdiri sejak tahun 1969. Hidangan yang disajikan tak beda dengan angkringan lain yang saat ini sedang hits, mulai dari nasi kucing, sate telor puyuh, aneka gorengan, dan sebuah menu andalan yaitu Kopi Joss. Kopi Joss ini sangat unik karena pada saat kopi panas, dicampur juga dengan arang yang merah membara hingga terdengar bunyi “joooossssss”. Angkringan ini terletak di Kawasan Stasiun Tugu, Yogyakarta. Untuk Anda yang tertarik datanglah mulai pukul enam sore dan nikmati hidangan murah mulai dari sepuluh hingga lima belas ribu rupiah saja.

5. Lotek

Lotek adalah makanan khas Jogja yang kalau di Jakarta serupa dengan gado-gado. Lotek terbuat dari rebusan sayuran seperti tauge, kubis, dan bayam, yang dicampur dengan bumbu kacang yang diulek halus. Untuk penyuka pedas, bisa ditambahkan cabai dalam loteknya. Untuk Anda yang ingin mencoba lotek khas Jogja bisa datang ke Lotek & Gado Gado Bu Bagyo Colombo yang beralamat di Jalan Sagan Baru No.1, Terban, Yogyakarta, Terban, Gondokusuman, Kota Yogyakarta atau ke Lotek Gado-Gado Teteg yang beralamat di Jalan Argolubang No. 184, Baciro, Gondokusuman, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

6. Mie Telap 12

Penyuka mie instan jangan lupa mampir ke Jalan Pandeyan 10 B, Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, karena di sana ada Mie Telap 12 yang menyediakan menu berupa mie instan dengan aneka toping sehingga isi mangkok Anda akan serupa dengan gambar bungkus depan mie instan yang Anda beli. Misalnya mie instan rending, maka potongan rending akan hadir di mangkok Anda. Nah, dengan adanya Mie Telap 12 yang buka setiap pukul 12.30 siang ini Anda tidak akan misuh-misuh lagi untuk menyeduh mie instan yang tidak sesuai dengan gambar. 

7. Sate Klathak Pak Pong

Anda penyuka sate kambing? Di Jogja ada tempat makan sate kambing muda yang sangat terkenal. Namanya Sate Klathak Pak Pong yang beralamat di Jalan Imogiri Timur Km. 10, Wonokromo, Pleret, Wonokromo, Pleret, Bantul. Sate Pak Pong ini ditusuk pada suatu tusuk sate yang terbuat dari besi yang berasal dari jeruji motor. Ha ini dilakukan karena besi dipercaya mampu menghantarkan panas lebih baik sehingga sate kambing menjadi lebih matang. Sate Pak Phong ini sebenarnya diracik dengan sederhana, hanya dengan tambahan garam dan merica. Inilah yang membuat rasanya menjadi makin istimewa. Sate ini seporsinya dibandrol dengan harga Rp 20.000,00 saja. Selain sate, di sini juga ada menu lain seperti nasi goreng dan gulai yang rasanya tak kalah menggoda.

8. Udang Bakar Banyu Mili

Anda ingin berwisata sambil menikmati kuliner istimewa? Mampir ke Banyu Mili yang beralamat di Perumahan Griya Mahkota, Jl. Godean km 4,5 Kwarasan, Yogyakarta. Dengan tiket masuk dua pulih ribu rupiah per orang, Anda dapat mencoba kolam renang, wahana air dan wisata danau buatan. Tidak hanya itu di tempat ini juga ada restaurant udang bakarnya yang sangat terkenal. Rasa gurih yan menjadi andalannya ditambah lagi dengan penyajian yang panas dan dibarengi dengan nasi hangat dan sayuran yang tak kalah panas, membuat makan siang menjadi sangat berkesan. Selain udang bakar ada pula Kepiting Telur yang juga merupakan menu andalan di resto yang bisa menampung hingga 1000 orang ini.

Demikianlah beberapa alternatif wisata kuliner yang dapat Anda kunjungi jika berlibur di Kota Jogjakarta. Semoga bermanfaat.