Tempat Wisata di Pontianak dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik

Tempat Wisata di Pontianak dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik -- Pontianak Tempat Menarik, Tempat Wisata Baru di Pontianak, Tempat Wisata di Pontianak Terbaru yang Lagi Hits & Hunting, Tempat Wisata di Pontianak yang Wajib Dikunjungi, Destinasi Wisata di Pontianak untuk Liburan, Daftar Nam Tempat Wisata di Pontianak, Wisata Alam, Wisata Kuliner, Wisata Malam.

Tempat Wisata di Pontianak dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik – Mengeksplor indahnya alam di Indonesia seakan tak ada habisnya. Jika kita telah mengenal semua tentang kekayaan hayati yang ada di tanah air, untuk sekedar berlibur ke luar negeri saja pasti kita menjadi enggan. Di artikel kali ini kita akan coba mengajak kalian para sobat traveler untuk terbang ke wilayah pulau Kalimantan bagian Barat, tepatnya di kota khatulistiwa, Pontianak. Di kota ini terdapat begitu banyak tempat wisata menarik yang patut menjadi daftar kunjungan kalian saat tiba waktu liburan nanti.

Disebut kota khatulistiwa karena memang Pontianak adalah salah satu wilayah di Indonesia yang dilalui oleh garis imajinasi yang membelah dunia menjadi dua bagian yang berbeda. Di titik 0o yang dipercaya sebagai obyek yang tepat dilalui garis tengah bumi itu dibangun sebuah tugu identitas, yang diberi nama dengan sebutan Tugu Khatulistiwa.

Nah, tak perlu banyak berbasa-basi lagi, berikut ini Daftar7 Tempat Wisata di Pontianak dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik yang harus kalian kunjungi saat menginjakkan kaki di kota ini.

1. Tugu Khatulistiwa

Seperti yang telah sedikit kita ulas di paragraf sebelumnya, sebagai penegas bahwa kota ini dilalui oleh garis yang memisahkan bagian bumi menjadi utara dan selatan adalah dibangunnya sebuah tugu yang berdiri gagah tak jauh dari pusat kota Pontianak, tepatnya berjarak tak lebih dari 3km. Tugu yang disebut dengan Tugu Khatulistiwa ini dibuat dengan bangun 4 pilar utama yang terbuat dari kayu belian pilihan. Posisinya agak berbeda pada setiap tugu, tugu perta dan kedua yang berada lebih depan dibuat dengan ketinggian yang lebih rendah dibandingkan dengan tunggu lain dibelakangnya.

Pada kedua pilar bagian belakang tugu ini yang posisinya lebih tinggi dari pilar didepannya, disematkan sebuah tulisan berbahasa Belanda ‘EVENAAR’ yang berarti Equator. Tak jauh dari tugu khatulistiwa ini juga dibangun sebuah museum edukasi yang mana di dalam museum tersebut kita akan mendapatkan berbagai macam informasi menarik seputar garis khatulistiwa secara lebih mendetail. Untuk kalian yang ingin membeli oleh-oleh, di daerah ini juga ada beberapa toko souvenir yang menjual berabgai macam pernak pernik khas, khususnya miniatur Tugu Khatulistiwa ikon kota Pontianak ini.

2. Pantai Kijing

Berada di wilayah kecamatan Mempawah, Kab. Pontianak. Pantai satu ini telah menjadi destinasi wisata favorit para traveler saat berlibur di Pontianak. Daya tarik pantai kijing ini semakin tercipta karena adanya kumpulan bukit-bukit hijau yang mengelilinginya, dan hamparan pasir putih yang membentang landai diatasnya pohon-pohon kelapa berjajar dan berayun-ayun mengikuti tiupan angin yang semilir sejuk.

Nama Kijing yang disematkan pada sebutan pantai ini sebenarnya diambil dari nama sebuah hewan laut sejenis kerang yang bentuknya kecil namun sedikit panjang. Biasanya hewan-hewan ini banyak terdapat di bibir-bibir pantai. Pantai Kijing sendiri dulunya adalah hamparan hutan mangrove. Disana juga aterdapat begitu banyak biota laut yang hidup di pinggiran pantai. Namun, karena adanya abrasi pantai, sedikit demi sedikit biota laut itu pergi meninggalkan pantai untuk mencari habitat lainnya untuk melangsungkan hidup.

Jaraknya dari pusat kota Pontianak memang agak sedikit jauh, namun demikian keindahan alam yang bisa kita nikmati di pantai ini tentu tak akan bisa dikalahkan dengan jauh jarak yang harus ditempuh. Dari pusat kota Pontianak, kalian yang ingin mengunjungi pantai Kijing ini harus menempuh setidaknya 70km perjalanan, atau sekitar 3 jam mengenderai kendaraan darat. Tiket yang diwajibkan untuk setiap pengunjung yang datang terbilang sangat murah, karena hanya sebesar 5000 rupiah saja.

Fasilitas yang ada di pantai Kijing ini juga lengkap. Mulai dari penginapan, rumah makan, dan berbagai macam jenis souvenir bisa kita dapatkan dengan mudah dari para penjual aksesoris yang banyak bhertebaran di sana.

3. Pantai Pasir Panjang

Cocok seperti namanya, pantai pasir panjangini memiliki pasir putih yang luas dan sangat terawat kebersihannya. Bibir pantainya membentang panjang tidak kurang dari 3 km dengan bentuk seperti melengkung jika dilihat dari kejauhan.

Terletak di daerah kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang. Jaraknya cukup dekat dari pusat kota, hanya sekitar 17km saja, dan bisa kita tempuh dengan kendaraan darat dalam waktu tempuh 20 menit perjalanan. Sedangkan dari jarak dari Pontianak ke Singkawang sendiri jaraknya adalah kurang lebih 142km. Jarak tempuh yang cukup jauh itu bisa kalian lalui dengan menumpang angutan umum seperti bus, taksi, dll yang banyak tersedia di daerah Bnadara Supardio Pontianak.

Selain hamparan pasir putih yang bersih, air laut di pantai pasir panjang yang menjadi ikon kota Singkawang ini juga terkenal sangat jernih. Oleh karena itu, tak jarang kita lihat banyak pengunjung yang dengan santainya menceburkan diri dan bersenang-senang sembari bermain air laut yang segar dan menyegarkan. Selain banyka yang berenang, pasir putih pantainya juga banyak dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk bermain olahraga voli bersama keluarga dan pengunjung lainnya.

Kekeayaan biota laut, termasuk ikan-ikan yang ada di dalam air bawah laut juga membuat daya tarik tersendiri bagi para mancing mania. Ombak yang bersahabat dan air laut yang tenang memang menjadikan para ikan dan hewan laut lainnya betah untuk tinggal disana.

Bagi kalian yang berniat untuk mengunjungi obyek wisata pantai pasir panjang ini, jangan khawatir dengan biaya yang harus di keluarkan. Harga tiket masuk untuk dapat menikmati keindahan alam pantai pasir panjang hanya dipatok dengan uang sebesar 5000 rupiah saja per orangnya. Fasilitas yang terdapt di pantai ini juga sangat lengkap, mulai dari toko souvenir, hotel, restorang, tempat ibadah, panggung hiburan, hingga café dan diskotik ada di tempat wisata satu ini.

4. Sinka Island Park

Masih di kota Singkawang, ada salah satu obyek wisata alam yang dikelola dengan sangat baik oleh pemerintah dengan tatanan yang modern. Berbagai macam keindahan dari kekayaan alam Indonesia yang dititipkan oleh Tuhan dapat kita jumpai di spot wisata satu ini.

Banyak wahana rekreasi yang ada di Sinka Park Island, di lokasi ini juga terdapat sebuah pulau yang telah diakui oleh dunia melalui PBB sebagai pulau terkecil di dunia, yang disebut dengan nama pulau Simping. Pulau Simping terdiri dari bebatuan dan beberapa jenis tumbuhan saja. Dari Sinka land kalian bisa dengan mudah berjalan menuju pulau Simping melalui jembatan yang telah dibangun khusus sebagai penghubung Pulau sinka dengan pulau Simping.

Selain pulau terkecil di dunia, melalui Sinka Park Island kalian juga bisa mengunjungi pantai Bajau. Untuk dapat memasukinya kalian hanya perlu membayar sebesar 20 ribu rupiah saja. Di lokasi wisata Pantai Bajau, banyak disediakan tempat-tempat untuk bersantai atau istirahat berupa rumah-rumahan kecil atau yang biasa disebut juga dengan sebutan gazebo.

Sayangnya bibir pantai Bajau ini kebanyakan cenderung berbatu, jadi kecil kemungkinannya untuk pengunjung bisa berenang menikmati segarnya air laut. Namun meskipun tidak diperblehkan untuk menceburkan diri dan bermain air laut di pinggiran pantai, kalian masih bisa mencoba wahana permainan banana boat untuk dapat menyusuri laut dari pantai Bajau ini. Tarif sewa banana boat yang harus kalian keluarkan adalah sebesar 200 ribu selama 15 menit untuk 6 orang.

Fasilitas yang ada di Sinka Land juga terbilang sangat lengkap, tak heran karena memang lokasi wisata ini dikelola dengan cara modern dan digadang-gadang dapat menjadi ion wisata di wilayah Singkawang. Selain fasilitas seperti umumnya tempat wisata lainnya, Sinka Land juga dilengkapi dengan kebun binatang yang diberi nama Sinka Zoo, letaknya 500 meter dari pintu masuk Sinka Island.

5. Rumah Betang Radakng

Rumah Betang Radakng bisa juga disebut sebagai rumah adat/rumah budaya masyarakat keturunan dayak Kalimantan. Lokasi ini difungsikan sebagai pusat para masyrakat untuk menyalurkan kreatifitas di bidang seni dan budaya.

Peresmian Rumah Betang Radakng ini dilakukan dengan cukup m,eriah, dihadiri oleh para pejabat pemerintahan dari Gubernur hingga walikota di semua wilayah pulau Kalimantan. Selain itu turut meresmikan juga dari Majelis ADAT dayak Nasional, Dewan adat Dayak, dll serta seluruh elemen masyarakat.

Rumah adat dayak Betang Radakng ini diklaim sebagai bangunan rumah adat terbesar, tak hanya di Indonesia, bahkan juga terbesar di seluruh Indonesia. Lokasinya tak jauh dari pusat kota Pontianak, yakni tepatnya di Jl. Sutan Syahrir, Kota Baru, Pontianak.

6. Keraton Kadriah

Salah satu bangunan bersejarah di Kalimantan, dibangun pada masa pemerintahan Sultan Syarif Abdurrahman Alqarie yang merupakan sultan pertama dari kesultanan Pontianak, pada saat tahun 1771. Di tempat yang letaknya masih sekitaran kota Pontianak, yakni di Jalam Tritura ini kalian bisa belajar tentang sejarah kebudayaan islam yang ada pada masa kerajaan masa lampau.

Berbagai macam jenis peninggalan sultan Syarif Abdurrahman dapat dengan mudah kita jumpai di lokasi ini. Bukan hanya melihat saja, para pengunjung juga diperbolehkan untuk sekedar mengambil gambar benda-benda peninggalan Kasultanan Pontianak yang disimpan rapi di museum ini.

Di satu titik lokasi wisata yang penuh dengan nuansa kuning ini, selain dapat melihat bukti sejarah asli dari zaman kerajaan, kita juga bisa menengok sebuah benda yang menjadi saksi bahwa begitu besarnya jasa para pahlawan kemerdakaan yang dulu mati-matian menguri penjajah dari tanah air. Benda itu adalah sebuah meriam kuna yang merupakan peninggalan sejarah dari Jepang dan Portugis.

7. Aloe Vera Center

Selesai menikmati keindahan alam Pontianak dan menyusuri megahnya wisata sejarah di kota Khatulistiwa ini, tak lengkap rasa jika kita tidak mengunjungi salah satu spot wisata unik terkahir ini.
Ya, namanya adalah Aloe Vera Center. Dari namany kalian pasti sudah akan berfikir kalau lokasi wisata ini akan dipenuhi dengan tanaman aloe vera atau lidah buaya. Benar, dan tidak salah.

Di Aloe Vera Center, bisa melihat secara langsung proses budidaya tanaman lidah buaya. Uniknya, tanaman lidah buaya yang ada di lokasi wisata ini memiliki ukuran yang berbeda dengan tanaman lidah buaya di tempat lain, karena ukuran pelepahnya yang terbilang cukup besar, bahkan bisa mencapai hingga 2kg.

Selain budidaya Aloe vera, di Aloe Vera Center kalian juga bisa melihat-lihat proses mengole\ah lidah buaya menjadi berbagai macam sncak hingga bahan bakku makanan. Tak hanya untuk dijadikan makanan saja, di Aloe Vera Center kalian juga bisa memperhatikan bagaimana caranya aloe vera dijadikan sebagai bahan untuk kosmetik.

Nah, menarik bukan 7 Tempat Wisata di Pontianak dan Sekitarnya yang Murah dan Menarik yang telah kita ulas pada artikel terbaru kali ini. Menurut kalian, lokasi mana yang cocok untuk dikunjungi pertama kali, ya?. Silahkan kunjungi saat liburan nanti.